March 21st, 2008
Melihat Peribahasa dari Sisi Lain
Tanpa kita sadari banyak peribahasa -yang karena doktrin sejak dini- kita lihat hanya sisi negatipnya saja. Kenapa sih kita ga pernah mencoba melihat dari sisi berbeda? Kurang bijak rasanya. Karena itu kali gw pengen nyoba buat memandang dari sudut berbeda itu dengan menggunakan berapa contoh:
- Guru kencing berdiri, murid kencing berlari
Dengan kata lain kita bisa mengatakan kondisi yang ada di lapangan dimana memang murid2 jaman sekarang lebih maju dan kreatif disbanding guru yang mengajarinya, kita harus akui itu.
- Bagai memancing di air yang keruh
Sebagaimana yang kita ketahui ikan2 yang ada di air keruh seperti lele atau ikan sapu2, nah bisa kita tahu bahwa yang memancing adalah pedagang lele atau pencari ikan sapu2 tadi. Lele sendiri identik dengan pecel lele, jadi bisa kita bilang pemancing lele tersebut ingin memajukan perekonomian bangsa lewat industri makanan. Seperti yang telah kita ketahui juga ikan sapu2 tugasnya membersihkan akuarium ato kolam yang ditempatinya, disini bisa kita lihat bahwa pemancing sapu2 ini ingin membuat suasana kondusif di Negara Kesatuan Republik Indonesia.
- Besar pasak dari pada tiang
Disini sangat jelas bisa kita lihat bahwa dasar atau pondasi dari berbagai hal itu sangatlah penting.
- Air susu dibalas air tuba
dimana – mana barter jika dengan barang yang sama apalah gunanya, jadi wajar aja kan kalo dibedain? Ibarat pesawat “CANGGIH” N250 kita yang dituker dengan beras (Y_Y). Kalo emang ga maw air tuba yang ga usah dikasi susu-nya, gitu aja ko’ repot.
- Gali lobang tutup lobang
ini sebenernya contoh pribadi yang bagus. Kalo emang abis gali lobang ditutup donk, ga bertanggung jawap tuh bagi yang ga, kalo ada orang yang kejeblos gimana coba?
Ada peribahasa lain yang ingin ditanyakan, email gw ajah ^_^v
PascaBlog:
1. Marilah kita coba liad suatu hal jangan hanya dari 1 sisi saja.
2. Buat yang baru aja maen2 ksini lam kenal yah, seperti kata peribahasa “Tak kenal maka tak tendang”





